Jumat, 20 November 2009

Timnas Indonesia U19 Vs Australia U19 Seri 0-0


Timnas U-19 Indonesia harus mengubur ambisinya merebut tiket babak final Piala Asia U-19, setelah hanya bermain imbang tanpa gol dengan Australia pada laga lanjutan kualifikasi grup F, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Sabtu (14/11).

Tambahan satu poin dari laga ini tidak mampu mendongkrak posisi "Garuda Junior" untuk menempati peringkat kedua klasemen sementara, karena baru mengantongi empat poin dari empat laga.

Tidak hanya itu, karena hanya meraih satu poin, peluang Syamsir Alam dan kawan-kawan untuk melaju ke babak berikut pun tertutup, meski masih menyisahkan satu pertandingan menghadapi Hongkong di laga terakhir.

Sementara Australia, raihan satu poin ini membuat mereka tetap menjaga kans untuk mendampingi Jepang, yang telah lebih dahulu memastikan tiket ke babak final dari grup F usai menggebuk Singapura dengan skor 2-0.

Timnas U-19 Indonesia yang sudah dua tahun berguru di Uruguay sebetulnya bisa saja tampil di babak final Piala Asia U-19, sekiranya mereka mampu menempati posisi ketiga klasemen akhir.

Itu karena sesuai regulasi dari AFC (konfederasi sepakbola Asia) tim terbaik yang menempati posisi kertiga dari wilayah Timur, akan lolos ke babak berikut.
Namun demikian, kesempatan itu sudah direbut Vietnam dari grup E yang berhasil mengumpulkan 12 poin dan berhak mendampingi Korea Selatan dan Thailand, yang memiliki poin sama namun unggul selesih gol.

Jepang Lolos

Timnas Jepang memastikan diri lolos ke babak kedua Piala Asia U-19 mewakili Grup F setelah mengalahkan Singapura 2-0 (1-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu.

Gol kemenangan Jepang dicetak Sumida Takahiko menit ke-17 dan 66. Jepang memastikan diri lolos dari grup F setelah mengemas nilai sempurna 12 hasil empat kali menang tanpa kalah dengan gol fantastis 16 memasukan tanpa kemasukan.

Sebagai catatan, Tim Negeri Sakura itu menjadi satu-stunya tim di grup F yang tidak kebobolan sepanjang babak penyisihan. Sementara itu, pertandingan terakhir lawan Australia pada Selasa (17/11) mendatang tinggal menentukan posisi juara dan runner up grup F.

Lawan Kuwait Timnas Indonesia seri 1-1 Bendol kecam wasit


Perjuangan pantang menyerah ditunjukkan Tim Nasional Indonesia. Namun, hasil akhir belum memihak kepada Charis Yulianto dkk. Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1 (1-0) saat menjamu Kuwait dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2011 Grup B di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (18/11) malam.

Hasil imbang itu membuat peluang Indonesia lolos ke putaran final di Qatar 2011 mendatang sangat tipis. Saat ini Indonesia menjadi juru kunci Grup B dengan tiga poin atau tertinggal empat poin dari Kuwait dan Australia yang menempati posisi pertama dan kedua. Padahal, Indonesia tinggal menyisakan dua laga dengan menjamu Oman, 6 Januari 2010 dan tandang ke Australia, 3 Maret 2010. Seandainya pada dua laga sisa itu Indonesia menyapu bersih poin, belum juga menjamin lolos.

Kepastian lolosnya Indonesia masih tergantung hasil pertandingan tim lain. Hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup yang lolos ke putaran final.

“Saya akui peluang kita tipis untuk bisa meraih enam poin di sisa pertandingan berikutnya, tetapi saya tetap fokus dengan Pelatnas agar permainan kita bisa lebih berkembang,” kata Pelatih Indonesia, Benny Dollo usai pertandingan.

Buntut kegagalan tim asuhannya mengamankan poin penuh, Benny Dollo mengecam kepemimpinan wasit asal Jepang Tojo Minoru. Mantan pelatih Arema ini menuding Tojo tidak becus memimpin pertandingan.

Menurut Bendol, panggilan akrab Benny Dollo, tidak seharusnya wasit Tojo membiarkan pemain Kuwait yang selalu melakukan trik dengan menjatuhkan diri saat berebut bola dengan pemain Indonesia. “Wasit tidak tegas, banyak trik dilakukan pemain Kuwait tidak mendapat teguran. Ini membuat emosi anak-anak sedikit tidak terkontrol,” kata Bendol.

Selain itu diakui Bendol, banyak pemain Kuwait sering berteriak memarahi wasit yang tidak menghukum pemain Indonesia yang dinilai melakukan pelanggaran. “Harusnya wasit memberi sanksi kepada pemain Kuwait. Masak dia diam saja saat disentuh dan diteriaki pemain Kuwait,” tuturnya.

Mengenai tim Indonesia, Bendol mengaku puas dengan permainan yang diperagakan Charis Yulianto dkk. “Pemain sudah bermain seperti yang saya instruksikan, hanya saja pemain terlalu kepancing untuk berbuat kesalahan. Salah satunya menyebabkan Ismet Sofyan diusir wasit setelah melakukan pelanggaran keras,” ujarnya.

Tampil memburu poin penuh, Indonesia langsung tancap gas. Gempuran terus dilakukan sejak kick off. Hasilnya, Budi Sudarsono yang baru saja dipanggil kembali oleh Bendol, mempersembahkan gol saat babak pertama memasuki injury time.
Petaka Indonesia datang ketika babak kedua baru berjalan satu menit. Bek sayap kanan, Ismet Sofyan diusir keluar lapangan, setelah melakukan pelanggaran. Hilangnya Ismet dimanfaatkan Kuwait. Mereka lebih banyak menekan Indonesia. Puncaknya menit ke-71 Ahmad Ajab menjebol gawang Indonesia yang dikawal Markus Horison, sehingga membuat kedudukan berubah menjadi 1-1 yang bertahan hingga bubaran.
Pelatih Kuwait Goran Tufegdzic mengaku tidak puas dengan permainan anak asuhnya terutama pada penyelesaian akhir di kotak penalti. “Sedikit kecewa saya dengan penyelesaian akhir pemain kami. Harusnya anak-anak bisa menyarangkan lebih dari empat gol ke gawang Indonesia,” kata Goran.
Itu sebabnya, Goran akan menajamkan lini depan dan fokus menggarap penyelesaian akhir menyongsong laga berikutnya. “Saya tetap optimistis kami bisa melenggang ke putaran final. Kami memiliki waktu untuk membenahi kekurangan kami,” paparnya. oro

Susunan Pemain
Indonesia: Markus Horison, Charis Yulianto, Nova Arianto, Maman Abdurrahman, M Ridwan/Isnan Ali, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Ismed Sofyan, Firman Utina/Syamsul Chaerudin, Boas Sallosa, Bambang Pamungkas/Ahmad Latif. Pelatih: Benny Dollo.
Kuwait: N Alkhaldi, Yaqqub Altaher, Ahmad Ajab, Fahad Alansari/Saleh Alshaikh, M Nada, Walied Ali, Bader Almotawaa/Alenezi, T Alamer, Abdullah Alburaiki/M Jarragh, Fahad Awad, Ahmad Aleidan. Pelatih: Goran Tufegdzic

Klasemen Sementara Grup B

M m s k gol
1.Kuwait 4 2 1 1 4-3 7
2.Australia 4 2 1 1 3-2 7
3.Oman 4 1 1 2 2-3 4
4.Indonesia 4 0 3 1 2-3 3